Jenis Strategi Perdagangan Forex Yang Berhasil

Pernahkah Anda merasa terhenti dan kebingungan dalam mencari strategi perdagangan forex mana yang harus Anda gunakan?

Sebagai contoh:

Haruskah Anda menjadi pedagang harian, pedagang swing, pedagang posisi, pedagang berita, scalper, atau kombinasi berbagai strategi perdagangan valas?

Jangan khawatir, karena ulasan di bawah ini akan menjelaskan kepada Anda tentang beberapa jenis strategi perdagangan forex yang sudah terbukti berhasil.

Position Trading

Position Trading atau Perdagangan posisi adalah pendekatan perdagangan jangka panjang di mana Anda dapat melakukan perdagangan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Jangka waktu yang akan Anda gunakan biasanya Harian atau Mingguan.

Sebagai seorang pedagang posisi, Anda terutama mengandalkan analisis fundamental dalam perdagangan Anda (seperti NFP, PDB, penjualan Ritel, dan lain-lain) untuk memberikan bias.

Anda juga dapat menggunakan analisis teknis untuk mengatur waktu entri Anda dengan lebih baik.

Katakanlah:

Anda menganalisis fundamental EUR / USD dan menentukan bahwa itu bullish.

Jadi, Anda menunggu EUR / USD untuk datang ke level support sebelum mengambil posisi Anda.

Sekarang jika analisis Anda benar, Anda bisa masuk pada awal tren baru sebelum orang lain.

Sebagai contoh kasus terakhir adalah tentang Brexit yang mempengaruhi mata uang GBP, atau pasangan mata uang GBP/USD. Fundamental Brexit yang berkepanjangan membuat mata uang negara Inggris benar-benar terbebani, sehingga position trader bisa menunggu harga mencapai resistance, kemudian melakukan short selling.

Silahkan lihat ilustrasi dibawah ini :

trading yang berhasil

Kelebihan Position Trading

  • Tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk berdagang karena perdagangan Anda memiliki jangka waktu lebih panjang.
  • Lebih sedikit stres dalam perdagangan Anda karena Anda tidak perlu terlalu peduli dengan fluktuasi harga jangka pendek.
  • Risiko menguntungkan untuk memberi imbalan pada perdagangan Anda (mungkin 1 hingga 5 atau lebih).

Kekurangan Position Trading

  • Membutuhkan pemahaman yang kuat tentang fundamental yang menggerakkan pasar.
  • Perlu basis modal yang lebih besar karena stop loss Anda luas.
  • Mungkin tidak menghasilkan untung setiap tahun karena rendahnya jumlah perdagangan yang bisa dilakukan.

Ada strategi perdagangan yang disebut Trend Following / mengikuti trend (yang mirip dengan perdagangan posisi).

Satu-satunya perbedaan adalah Trend Following adalah murni pendekatan teknis yang tidak menggunakan fundamental apa pun.

Swing Trading

Swing trading adalah strategi perdagangan jangka menengah di mana Anda dapat melakukan perdagangan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Jangka waktu yang akan Anda gunakan biasanya 1 jam atau 4 jam.

Sebagai pedagang swing, perhatian Anda adalah menangkap “satu gerakan” di pasar (atau disebut ayunan).

Jadi, Anda kemungkinan besar akan:

  • Membeli di level support
  • Menjual di level resistance
  • Trading breakout
  • Trading pullback / retracement
  • Trading bouncing dari Moving Averages

Karenanya, dalam menggunakan strategi ini, penting untuk mempelajari konsep teknis seperti support dan resistance, pola candlestick, dan perilaku Moving Averages.

Kelebihan Swing Trading

  • Tidak harus keluar dari pekerjaan penuh waktu Anda untuk menjadi seorang swing trader
  • Mungkin saja untung setiap tahun karena Anda memiliki lebih banyak peluang perdagangan

Kekurangan Swing Trading

  • Tidak akan bisa mendapatkan trend besar
  • Memiliki risiko cukup tinggi dan stres yang cukup besar

Day Trading

Day trading, strategi perdagangan jangka pendek di mana Anda akan menahan perdagangan Anda selama beberapa menit atau bahkan berjam-jam (mirip dengan swing trading tetapi dengan jangka waktu lebih singkat).

Kerangka waktu yang akan Anda gunakan biasanya 5 menit atau 15 menit.

Sebagai pedagang harian, kekhawatiran Anda adalah menangkap volatilitas intraday, yang seringkali membingungkan.

Kelebihan Day Trading

  • Jika Anda profesional, Anda dapat menghasilkan uang hampir setiap bulan
  • Tidak ada risiko berkelanjutan karena Anda menutup posisi pada akhir hari

Kekurangan Day Trading

  • Sangat menegangkan dan penuh stres karena Anda terus-menerus mengawasi pasar
  • Dapat kehilangan lebih banyak dari yang seharusnya jika Anda mengalami slippage
  • Membutuhkan lebih banyak waktu dan perhatian Anda daripada strategi lainnya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *